The Internalization of Islamic Educational Values in the Mandi Taman Tradition of the Malay Community of Bengkalis
DOI:
https://doi.org/10.51468/jpi.v8i2.1680Keywords:
value internalization, Islamic education, mandi taman tradition, Malay community, BengkalisAbstract
This study aims to reveal the process of internalizing Islamic educational values embedded in the mandi taman (garden bathing) tradition among the Malay community of Bengkalis Regency, Riau Province. The mandi taman tradition is part of the Malay customary wedding ceremony that is still practiced today, although its preservation tends to decline due to social change and external cultural influence. This study employs a descriptive qualitative approach with an ethnographic method, using observation, in-depth interviews, and documentation studies involving traditional leaders, the mak andam (traditional bridal attendant), and the local community. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the mandi taman tradition is rich in Islamic educational values, including aqidah values (trust in God and gratitude), worship or sharia values (thaharah, namely physical and spiritual purification), moral values (courtesy, patience, and respect for parents), and social values (mutual cooperation and kinship ties). The internalization process occurs through three stages, namely knowledge, appreciation, and practice, facilitated by traditional leaders and the mak andam as informal educators within the family and community. Supporting factors include the role of traditional leaders, the community's religious understanding, and kinship bonds, while inhibiting factors include limited knowledge among the younger generation, economic considerations, time constraints, and the influence of global culture. This study recommends the revitalization of the mandi taman tradition as a medium of nonformal Islamic education rooted in local wisdom.
References
Adisusilo, S. (2012). Pembelajaran Nilai Karakter Konstruktivisme dan VCT sebagai Inovasi Pendekatan Pembelajaran Afektif. Jakarta: Rajawali Pers.
Arrasyidi, R. U. (2017). Tinjauan Hukum Islam terhadap Upacara Adat Pernikahan Melayu di Pulau Bengkalis (Undergraduate thesis). UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Azra, A. (2002). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Logos Wacana Baru.
Bali, M. M. E. I., & Susilowati, S. (2019). Transinternalisasi Nilai-Nilai Kepesantrenan melalui Konstruksi Budaya Religius di Sekolah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 16(1), 1–16.
Bermi, W. (2016). Internalisasi Nilai-Nilai Agama Islam untuk Membentuk Sikap. Al Lubab: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keagamaan Islam, 2(1), 1–18.
Blumer, H. (1969). Symbolic Interactionism: Perspective and Method. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Bungin, B. (2011). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Prenada Media Group.
Daradjat, Z. (2014). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Darussamin, Z., et al. (2014). Integrasi Adat Melayu Riau dengan Islam: Studi atas Pelaksanaan Kewarisan dalam Lingkungan Adat Melayu. Pekanbaru: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Suska Riau.
Effendy, T. (2004). Pemakaian Ungkapan dalam Upacara Perkawinan Orang Melayu. Pekanbaru: Tenas Effendy Foundation.
Effendy, T. (2009). Adat Istiadat dan Upacara Nikah Kawin Melayu Pelalawan. Pelalawan: PT Sutra Benta Perkasa.
Geertz, C. (1981). Abangan, Santri, Priyayi dalam Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Jaya.
Indra. (2016). Nilai-Nilai Pendidikan dalam Tradisi Pernikahan Melayu di Kabupaten Bengkalis dan Implikasinya dalam Kehidupan Modern. Jurnal Akademika, 9.
JOM FKIP UR. (2020). Minat Masyarakat Melayu dalam Melestarikan Budaya Mandi Taman di Desa Bantan Sari Kabupaten Bengkalis. JOM FKIP-UR, 7(2).
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif (27th ed.). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. (2012). Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Murni, S., Fattah, A., & Alamsyah. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Adat Pernikahan di Kelurahan Cikoro Kecamatan Tompobulu, Gowa. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(10), 35–43.
Muslimah. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Upacara Ritual Daur Hidup pada Pernikahan Adat Banjar (Studi Kasus Upacara Pernikahan di Desa Hilir Banua Kecamatan Pandawan Kabupaten HST) (Undergraduate thesis). UIN Antasari Banjarmasin.
Ramayulis. (2015). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.
Repository Institut Seni Indonesia Padangpanjang. (n.d.). Tradisi Mandi Taman pada Masyarakat Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Padangpanjang: ISI Padangpanjang.
Robi’ah, R., & Astafi, R. (2024). Nilai-Nilai Religius dalam Tradisi Mandi Kumbo Taman dalam Adat Perkawinan Melayu Bengkalis. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(2).
RRI.co.id. (2026). Mandi Safar Bengkalis Warisan Budaya Melayu yang Terus Dilestarikan. Retrieved from https://rri.co.id.Ventures, E. (2025). Digital Competitiveness Index 2025: Mendorong inovasi dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan daya saing digital Indonesia. East Ventures. https://east-ventures-reports.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/%5BBahasa+Indonesia%5D+East+Ventures+-+Digital+Competitiveness+Index.pdf
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Tamrin, H., & Iskandar, K. (2009). Orang Melayu, Agama, Kekerabatan dan Perilaku Ekonomi. Pekanbaru: Lembaga Penelitian dan Pengembangan UIN Suska Riau.
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta. (2023). Internalisasi Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Nganggung. Wawasan, 5(1).
Widyaningsih, T. S. (2014). Internalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Karakter pada Siswa SMP dalam Perspektif Fenomenologis. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(2), 185.
Wulandari, E., Jaenullah, & Anwar, M. S. (2021). Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Panggih Manten pada Upacara Pernikahan Adat Jawa. An Najah: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan, 13(2), 153–170.













